Press Release
![]() ![]() |
Jakarta, 13 Februari 2012 Mata pencaharian penduduk desa Sumur Pandeglang Banten dan sekitarnya mayoritas adalah sebagai nelayan, mereka sangat menggantungkan hidupnya kepada hasil laut yang nantinya akan mereka jual untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari. Kondisi alam yang kurang bersahabat sejak awal Januari lalu...membuat para nelayan tidak dapat melakukan aktifitas melautnya, sehingga mereka tidak dapat memenuhi kebutuhan pangan untuk keluarga. Kondisi para nelayan yang sangat memprihatinkan ini telah menggerakan Pulau Umang untuk melakukan penggalangan dana mulai dari karyawan, tamu – tamu Pulau Umang sampai dengan kerabat, sahabat serta partner Pulau Umang dalam kegiatan sosial ini. Penggalangan sumbangan dimulai pada tanggal 1 sampai dengan 5 Februari 2012, dengan target pengumpulan 1000 paket sembako yang masing – masing berisi 2kg beras dan 5bungkus mie instant. Sumbangan yang diterima tidak hanya berupa uang, namun ada yang berupa barang yaitu berupa mie instant dan juga beras. Dana yang terkumpul sebesar Rp.27.150.000,- dan 50kg beras serta 2 dus mie instant. Pada tanggal 10 – 12 Februari 2011 lalu, Pulau Umang beserta Ujungkulon Conservation Society dan Yayasan Tunas Mandiri melakukan kegiatan pembagian sembako bagi para nelayan yang tinggal di sekitar desa Sumur kabupaten Pandeglang Banten. 1000 paket sembako dibagikan kepada 1000 masyarakat yang tinggal di desa Sumur RW.01 sampai denagn RW.09 yang terdiri dari 18 RT. Penyerahan sembako disaksikan oleh Camat, Kades, Kapolsek, Ketua RW 01-09, Ketua MUI dan Tokoh Masyarakat setempat. Dian Agustine Nuriman |





